Dari Tangan ke Tangan: 16.000 Mushaf untuk Masyarakat Batang

Terkini 28 Apr 2026 08:55 3 min read 101 views By AMF07

Share berita ini

Dari Tangan ke Tangan: 16.000 Mushaf untuk Masyarakat Batang
Batang --/MAHATIDANA.COM/--Ada suasana yang berbeda di ruang rapat Bupati Batang, Sabtu (26/4). Bukan sekadar seremoni, melainkan momen penuh makna ke...

Batang --/MAHATIDANA.COM/--Ada suasana yang berbeda di ruang rapat Bupati Batang, Sabtu (26/4). Bukan sekadar seremoni, melainkan momen penuh makna ketika ribuan harapan diserahkan dalam bentuk mushaf Al-Qur’an.

 

Sebanyak 16.000 mushaf diserahkan oleh MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batang bersama Yayasan Alfatihah kepada Pemerintah Kabupaten Batang. Bantuan ini bukan hanya angka, tetapi ikhtiar bersama agar nilai-nilai spiritual semakin dekat dengan masyarakat.

 

Ketua MPC Pemuda Pancasila Batang, Sodik, menyebut penyerahan ini sebagai amanah yang harus dijaga bersama. Menurutnya, distribusi melalui pemerintah menjadi langkah strategis agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan—hingga ke pelosok desa.

 

“Kami ingin mushaf ini tidak hanya berhenti di seremoni. Harapannya, bisa dibaca, dipahami, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujarnya. 

 

Baginya, gerakan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa organisasi kemasyarakatan tidak hanya hadir dalam isu sosial dan keamanan, tetapi juga dalam penguatan nilai keagamaan.

 

Menyentuh yang Belum Tersentuh

 

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyambut baik langkah tersebut. Ia menilai kolaborasi antara ormas, yayasan, dan pemerintah adalah kunci agar program seperti ini benar-benar berdampak.

 

“Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi nilai. Kami akan memastikan distribusinya tepat sasaran, melalui data yang jelas dan terukur,” ungkapnya.

 

Pemkab Batang sendiri berkomitmen menyalurkan mushaf ini melalui berbagai jalur—mulai dari bagian kesejahteraan rakyat, Kementerian Agama, hingga jaringan kecamatan dan organisasi keagamaan.

 

Harapannya sederhana namun dalam: tidak ada lagi warga Batang yang kesulitan memiliki Al-Qur’an.

 

Kolaborasi untuk Dakwah yang Berkelanjutan Pembina Yayasan Alfatihah, H. Bambang Eko Purnomo, mengungkapkan alasan menggandeng Pemuda Pancasila. Ia melihat kekuatan jaringan hingga tingkat desa sebagai modal penting dalam distribusi.

 

“Kami percaya, dengan kolaborasi seperti ini, mushaf tidak hanya sampai, tapi benar-benar dimanfaatkan. Ini baru langkah awal,” jelasnya.

 

Program wakaf mushaf ini pun direncanakan akan terus berlanjut setiap tahun, menyasar lebih banyak penerima, terutama TPQ, madrasah, pondok pesantren, dan keluarga prasejahtera.

 

Lebih dari Sekadar Bantuan

Di balik ribuan mushaf yang diserahkan, tersimpan pesan sederhana: bahwa kepedulian bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk—termasuk melalui buku yang akan dibaca, dihafal, dan diamalkan.

 

Sinergi antara Pemuda Pancasila, Yayasan Alfatihah, dan Pemerintah Kabupaten Batang menjadi contoh bahwa ketika berbagai pihak bergerak bersama, dampaknya bisa jauh lebih luas.

 

Dan mungkin, di suatu sudut desa di Batang nanti, satu mushaf dari program ini akan menjadi awal dari perubahan kecil—yang berarti besar bagi seseorang.

Mahatidana

Recent Articles

Popular Articles